Tips Berkendara Aman Saat Bertemu Kendaraan Besar

Mengemudi di jalan raya sudah pasti harus selalu fokus dan waspada dan tak boleh terlena sedikit pun. Terlebih saat kondisi lalu lintas sedang ramai oleh ribuan kendaraan baik kendaraan besar, kendaraan kecil maupun sepeda motor yang juga ingin segera sampai ke tempat tujuan masing-masing, seperti saat mudik beberapa waktu lalu atau liburan panjang.

Berbicara faktor keselamatan semua harus maklum bahwa jalan raya tak hanya dilalui kendaraan-kendaraan kecil. Kendaraan-kendaraan berat dan besar juga banyak berseliweran dan harus jadi perhatian utama. Maraknya peristiwa kecelakaan di jalan raya saat sedang ramai yang melibatkan kendaraan besar macam bus dan truk jadi bukti kalau keberadaan mereka tidak boleh diabaikan.

Kecelakaan truk di semarang

Risiko besar menghadang saat terlibat kecelakaan dengan kendaraan besar

Tips Berkendara Aman Saat Bertemu Kendaraan Besar

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana memberikan tips berkendara aman saat bertemu kendaraan besar. Kepada media Sony mengungkapkan hal paling penting adalah waspada.

>> Klik disini untuk mengetahui tips berkendara aman yang lain

1. Jangan terlalu dekat

Berada di dekat kendaraan besar di jalanan yang kurang bersahabat bisa menimbulkan kecemasan tersendiri. Saat berada terlalu dekat dengan kendaraan besar dan mereka mengalami kecelakaan, risiko yang ditimbulkan bisa lebih besar.

sepeda motor melintas disamping truk

Melintas di samping kendaraan besar menimbulkan kecemasan dan penuh risiko

2. Mendahului lalu menjauh, atau pelankan kendaraan untuk kasih jarak

Kalau mungkin untuk menyalip dan lari, segera salip lalu sesegera mungkin menjauh. Atau kalau tidak mungkin menyalip seperti saat di belakang truk muatan berat di jalan menanjak dan menikung, sebaiknya pelankan kendaraan untuk jaga jarak. Siapa tahu mereka tidak kuat lalu melorot.

>>> Mau cari mobil baru buat keluarga, lihat daftar harga dan spesifikasi lengkapnya disini!

dua truk berjalan berdampingan

Kalau tak ada yang mengalah, bagaimana kendaraan lain mau lewat?

3. Menepi kasih jalan

Ini bisa dilakukan saat bertemu dengan bus yang melaju kencang seperti bus malam, bus cepat, atau bus yang ugal-ugalan. Baik bus datang dari depan yang menyalip kencang atau dari belakang ingin segera mendahului. Lebih baik nyalakan sein kiri, menepi dan biarkan bus lewat.

“Kalau bisa hindari terlalu dekat dengan kendaraan besar. Baiknya segera mendahului lalu menjauh atau kalau kendaraan besar tersebut melaju kencang, seperti bus malam, biarkan dia lewat,” tutur Sony.

>>> Mau cari mobil bekas berkualitas, ketahui dulu spesifikasi disini, lengkap dan sangat informatif!

bus menerobos jalur

Tindakan berbahaya, menyalip di tikungan

4. Berada di belakang

Berada di belakang kendaraan besar dan berat lebih aman dari berada di depan. Pengemudi lebih leluasa melihat situasi dan kondisi serta menilai seberapa jarak yang paling aman.

“Berada di belakang juga membuat kita bisa melihat dan menilai kondisi jarak aman. Kadang bus dan truk punya distribusi beban yang tidak merata sehingga rentan rem blong bahkan terguling. Ini yang membuat baiknya kita menghindar bila dekat kendaraan besar,” tambah Sony.

Terlepas dari kecerobohan dan kesalahan yang kadang dilakukan oleh pengemudi kendaraan berat besar, pengemudi kendaran kecil mesti harus waspada dan selalu memperhatikan tips berkendara aman saat bertemu kendaraan besar.

bus kota melaju di jalan raya

Posisi paling aman adalah tetap di belakang kendaraan besar dan berat, tapi tetap harus waspada

>>> Ada berita terbaru apa hari ini, klik disini untuk mengetahui!

Leave a Comment