20 Contoh Daftar Pustaka, Fungsi dan Cara Penulisan

Daftar Pustaka

Bila Anda rajin membaca buku, pasti sudah sangat akrab dengan tulisan di bagian akhir yang berisi daftar rujukan. Itu lah daftar pustaka. Sumber penulis buku tersebut mengambil bahan sebagai rujukan untuk tulisannya. Daftar pustaka ini ada pada berbagai bahan tulisan, terutama karya ilmiah.



Pengertian Daftar Pustaka

Menurut Wikipedia, daftar pustaka adalah tulisan yang tersusun di akhir sebuah karya ilmiah yang berisi nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit dan tahun terbit sebagai sumber atau rujukan seorang penulis.

Jadi, yang tertulis di halaman akhir memuat informasi sumber bacaan yang pembaca bisa lacak.



 

Fungsi Daftar Pustaka



Tentu daftar pustaka memiliki kegunaan sehingga tiap buku atau karya ilmiah wajib mencantumkannya. Berikut ini beberapa fungsi daftar pustaka:

  1. Untuk memudahkan pembaca yang ingin menelusuri sumber tulisan, misalnya untuk pendalaman materi lebih jauh.

  2. Sebagai syarat sebuah karya ilmiah yang baik

  3. Agar penulis buku tidak disebut memplagiat karya orang lain. Sehingga ia harus jujur mencantumkan dari mana asal tulisan di buku yang ia buat.

  4. Menghargai hasil karya orang lain.



 

Cara Penulisan Daftar Pustaka

Cara penulisan daftar pustaka ini tidaklah mengikat. Namun begitu ada aturan baku yang bisa dipatuhi, antara lain:

1. Penyusunannya mengikuti urutan abjad, dari a sampai ke z.

2. Penulisan daftar rujukan tidak menggunakan urutan huruf dan angka.

3. Terdapat ketentuan jarak spasi tertentu antar baris.

 

Ketika menulis informasi satu sumber bacaan, ada urutan yang perlu diperhatikan. Yaitu sebagai berikut:

1. Nama pengarang

2. Tahun Terbit buku

3. Judul Buku / Karya

4. Tempat buku diterbitkan

5. Nama Penerbit



Hal lain yang perlu diperhatikan adalah:

 

– Tak perlu mencantumkan gelar saat menulis nama pengarang

– Penulisan nama dibalik. Nama belakang menjadi nama depan. Begitu juga dengan marga, ditulis lebih dulu. Misal: Wardhana, Indrawata. Atau Situmorang, Poltak.

– Judul buku atau karya ilmiah ditulis dengan huruf miring (italic).

– Diberi jarak dua spasi antar satu sumber dengan berikutnya.



Contoh Daftar Pustaka

 

1. Bila sumber rujukan dari buku

Teknik penulisannya adalah seperti contoh berikut:

a. Penulisnya satu orang

 

Wardhana, Veven SP. 2013. Perempuan yang Gagal Jadi Kelelawar. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)

 

b. Dua atau lebih nama penulis

 

Junaidi, Samadi, dan Rachmat Sandira. 2004. Analisis Statistika. Jakarta. PT Rineka Cipta

 

c. Buku yang dicetak tanpa nama penulis

 

Departemen Agama. 2007. Buku Nikah. Purwakarta. Departemen Agama

 

d. Penulisan Buku Terjemahan

 

Basari, Hanif (Penterjermah). 2000. Optimasi Instagram. Jakarta: Medsos Kreatif.

 

2. Penulisan dari Majalah

 

Mukijan, Mukidi. 2004. Dari Redaksi. Jakarta: Majalah Hidayah, No. 6 Thn. 04. (20 Juni-20 Juli 2004)

 

3. Sumber dari Internet

 

Wardhana, Indrawata. 2017. Cara Alami Membersihkan Karang Gigi. Bersiap.com. Diakses pada 5 Oktober 2017

Leave a Comment